Thursday, May 7, 2015

Just do it!

Ada sebuah cerita, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?" "Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"
"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?""Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.
"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.
Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.
Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.
Kita hanya perlu melakukan satu hal saja, dan satu lagi, dan satu lagi, dan kita akan bisa mengerjakan hal2 besar akhirnya.

Saturday, January 31, 2015

10 Filosofi Hidup orang Jawa

  • Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat).
  • Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).
  • Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)
  • Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)
  • Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).
  • Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).
  • Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).
  • Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; jangan suka berbuat curang agar tidak celaka).
  • Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).
  • Aja Adigang, Adigung, Adiguna (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).
  • Alon-alon waton klakon
    Filosofi ini sebenarnya berisikan pesan tentang safety. Padahal kandungan maknanya sangat dalam. Filosofi ini mengisyaratkan tentang kehati-hatian, waspada, istiqomah, keuletan, dan yang jelas tentang safety.
  • Nrimo ing pandum
    Arti yang mendalam menunjukan pada sikap Kejujuran, keiklasan, ringan dalam bekerja. Inti filosofi ini adalah Orang harus iklas menerima hasil dari usaha yang sudah dia kerjakan.
  • Saiki jaman edan yen ora edan ora komanan, sing bejo sing eling lan waspodo.
    Hanya orang yang ingat kepada Allah (disini saja juga tidak cukup) dan waspada terhadap duri-duri kehidupan yang setiap saat bisa datang dan menghujam kehidupan, sehingga bisa mengakibatkan musibah yang berkepanjangan.
  • Mangan ora mangan sing penting ngumpul'
    'Makan tidak makan yang penting kumpul'. Filosofi ini adalah sebuah peribahasa.'Mangan ora mangan' melambangkan eforia demokrasi, yang mungkin satu pihak mendapatkan sesuatu (kekuasaan) dan yang lain pihak tidak. Yg tdk dapat apa-apa tetap legowo. 'Sing penting ngumpul' melambangkan berpegang teguh pada persatuan, yang artinya bersatu untuk tujuan bersama.
  • Wong jowo ki gampang di tekuk-tekuk.
    Filosofi ini juga berupa ungkapan peribahasa yang dalam bahasa Indonesia adalah 'Orang Jawa itu mudah ditekuk-tekuk'.
    Ungkapan ini menunjukan fleksibelitas dari orang jawa dalam kehidupan. Kemudahan bergaul dan kemampuan hidup di level manapun baik miskin, kaya, pejabat atau pesuruh sekali pun. Orang yang memegang filosofi ini akan selalu giat bekerja dan selalu ulet dalam meraih cita-citanya.

Ego!!


Seorang ibu sangat marah menunggu dokter yang terlambat dan tidak juga datang2, padahal anaknya harus segera di operasi. Menunggu dengan marah2 selama dua jam, akhirnya terlihat sang dokter datang dengan tergesa gesa.

“ Dok, segeralah selamatkan anakku!” “ Ibu, segera akan saya operasi dan selamatkan anak Ibu”, dan sang dokterpun segera masuk dan mengoperasi anaknya. Sejam kemudian, sang dokter keluar dan berkata: “Anak ibu telah selamat.” Dan sang dokterpun lari keluar lagi tanpa berkata apapun.Sang Ibu senang hatinya, tapi tetap tidak puas dan menganggap sang dokter tidak sopan dan seenaknya sendiri.

Masuk menemui anaknya didalam, sang ibu mendengar dari salah seorang perawat berkata kepada temannya: “Kasihan dokter itu, baru saja anaknya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia, dan dia masih harus kesini dan mengoperasi anak orang.”

****

Saya yakin setiap orang punya penderitaan masing2. Dalam kehidupan kita sering kita tidak tahu kesulitan orang lain dan penderitaannya. Kita selalu memandang dari kacamata dan kepentingan kita saja. 

Sunday, December 28, 2014

Tahapan Ilmu

Ilmu itu ada 3 tahapan: 
Jika seseorang memasuki tahapan pertama, dia akan sombong. 
Jika memasuki tahapan kedua, dia akan rendah hati. 
Dan jika memasuki tahapan ketiga, dia akan merasa dirinya tidak ada apa2nya.
-Umar bin Khatab-

Tuesday, December 16, 2014

Silcon Valley-Facebook Head Quater

Sudah 3 kali saya mampir di Silicon Valley, kelilingan diantara beberapa tempat2 keren, seperti Museum Komputer, intel processor, Google Office, sampai Facebook Head Quarter.
Biasanya selalu ada saja orang2 yang mau foto di Facebook Campus. Facebook membeli lokasi ini, yang dulunya adalah tempat Sun Microsystems, sebuah perusahaan Workstation yang pada masa jayanya pernah “menguasai” dunia “Workstation” sebelum tergulung jaman.
September 2011 saya pertama mampir dalam rangka tugas, alamat asal Facebook adalah 1601 Willow Road, dan setelah dibeli oleh Facebook, diganti menjadi Hacker Way. Sebenarnya Facebook mau memberi nama One Circle Road, tetapi tidak bisa, karena nama itu telah diambil oleh Google. Jadilah 1 Hacker Way sebagai kantor pusat Facebook.
Yang menarik adalah, lambang besar facebook yang sering dipotret banyak orang, belakangnya masih ada lambang Sun Microsystems. Aneh kan? Mudah saja merubah dengan baru. Tetapi mengapa masih dibiarkan ada tulisan Sun Microsystem?
Ternyata Facebook mempertahankan beberapa lokasi Sun Microsystem, untuk mengingatkan pada dirinya sendiri, bahwa perusahaan yang bagaimana suksesnya pun bisa saja suatu saat akan habis dan tutup. (Sun Microsystem akhirnya di beli oleh Oracle dan dijadikan satu dengan software productnya)



making a million friends is not a miracle. The miracle is to make a friend who will stand by you when millions are against you. #facebookoffice #socialnetworking #sanfransisco #california #usa 

Saturday, November 29, 2014

Simplicity

Apa persamaan antara Steve Jobs, Barrack Obama, Mark Zuckerberg, dan Einstein? Selain mereka sama2 orang sukses dan terkenal, mereka juga orang2 yang bajunya sama terus.
Presiden Obama pernah bilang dia memakai baju dan jas yang sama atau hampir sama, supaya tidak perlu memikirkan akan memilih baju apa. Karena “memilih” itu menghamburkan energi yang dibutuhkan untuk pekerjaan lainnya. 
Research menunjukkan kalau otak kita terlalu banyak mengambil keputusan, otak akan bingung dan kwalitas keputusan berkurang. Jadi sebaiknya banyak hal2 rutin semakin disederhanakan, supaya bisa hemat energi, dan dapat dimanfaatkan untuk hal yang lebih penting.
Steve Jobs juga selalu memakai baju yang sama, dan jeans yang sama. Padahal dia pasti cukup kaya untuk membeli bermacam baju apa saja. Demikian pula Mark, selalu memakai T-Shirt abu2 atau sejenisnya dan blue jeans. Bahkan Einstein pun melakukan hal yang sama.
Jadi, mungkin sudah waktunya kita menyederhanakan kehidupan kita, supaya energi kita bisa lebih fokus dan digunakan untuk mengambil keputusan2 yang jauh lebih penting.

Saturday, November 15, 2014

David and goliath-Malcolm Gladwell

Kalau kita mengatakan, pertempuran atau persaingan bisnis itu seperti "David dan Goliath", maka maknanya adalah pertempuran itu tidak berimbang, antara orang besar raksasa, melawan orang kecil. Dimana seharusnya David kalah, hanya karena kebetulan sajalah David menjadi menang. Sebuah hal yang tidak terduga kalau yang kecil bisa menang.

Buku David & Goliath ini memberikan gambaran yang sangat menarik yang menjungkir balikkan pemikiran kita. menjungkir balikkan pemikiran kita tentang banyak hal. Dan buku ini juga akan membuat kita berpikir ulang tentang hal2 yang kita anggap sebagai sebuah kelemahan.

3000 tahun yang lalu di tanah Palestina, ada sebuah lembah yang sangat indah, lembah Elah ini membagi area menjadi dua. Dari Crete di selatan datanglah orang2 Philistines yang jago perang ingin menyerbu ke arah Israel. Bila mampu menerjang lewat lembah Elah dan masuk ke pegunungan maka akan berhasil mengacaukan dan membelah Israel.

Raja Saul adalah raja Israel saat itu, dan mendengar kabar langsung membawa serdadunya menjaga serangan lawan. Sampailah kedua pihak serdadu pada kedua sisi berseberangan. Orang2 Philistine dari selatan tidak berani menerjang ke utara dan sebaliknya serdadu Saul juga tidak bisa menyerang ke selatan. Karena siapapun yang menyerang lebih dulu harus melewati lembah dan akan mudah dipukul hancur oleh pihak lawan.

Untuk waktu yang lama kedua pihak bertahan, sampai akhirnya diputuskan sebuah pertarungan satu lawan satu yang menentukan siapa pemenangnya. Ini sebuah tradisi perang terhormat masa itu untuk menghindari pertumpahan darah yang luar biasa, atau ketika terjadi "deadlock". Pihak Philistine mengirimkan pahlawan perang mereka yang paling hebat. Raksasa terhebat ini dalam setiap peperangan selalu menang. Goliath turun dengan pakaian perang dari besi, helem besi, dan 3 senjata perang terbesar, diantar oleh pengawal yang mebawakan perisainya.

Tercengang pada keperkasaan Goliath, tidak ada satupun orang Israel yang berani melawannya. Sampai akhirnya seorang gembala, David, menghadap Raja Saul untuk mewakili Israel melawan Goliath. Katanya: " Biarkan aku melawannya, aku terbiasa melindungi hewan2ku dan membunuh serigala dan macan yang ingin memangsanya." Karena tidak ada pilihan, raja mengijinkannya. Raja menawarkan baju perang dan pedangnya. Tetapi kata David: "Terimakasih, tetapi aku tidak pernah memakai itu." David pun berangkat dengan membawa 5 batu dan satu slinger.

Goliath merasa terhina dan mengatakan:"Datanglah kemari, akan kucincang dan kuberikan dagingmu pada burung2 surga dan binatang buas hutan ini." Dan ketika melihat David mendekat berseru: "Apakah kau kira aku anjing, sehingga engkau membawa tongkat tongkat pengusir?"
David memutar "slinger" nya, lalu "menembakkan" batu cadas yang sangat keras itu tepat didahi Goliath ditengah kedua matanya, dan Goliath langsung rubuh jatuh. David mengambil pedang Goliath dan dipenggalnya kepalanya. Sehingga semua orang Philistine yang kalah melarikan diri tercerai berai.

Slinger, atau ketepel yang dibawa David bukanlan ketepel mainan dengan karet dan kayu berbentuk V, tetapi senjata yang pada jaman itu sering dipakai dalam perang, kehebatan dan ketepatannya tercatat dalam banyak sejarah sebagai salah satu senjata menembak jarak jauh seampuh panah. Ketepel itu adalah 2 tali yang tengahnya ada kulit dimana batu diputarkan dengan kecepatan sampai 6 putaran perdetik, dan dilepas satu tali sehingga batu akan meluncur dengan kekuatan yang sama dengan pistol 45 mm. Dan bila mengenai kepala musuh bisa menembus batok kepala dan membunuh dengan instan.

Goliath adalah raksasa besar yang tentu kuat sekali dan mampu perang dalam jarak dekat dengan menggunakan senjata besar. Riset menunjukkan hampir setiap raksasa selalu mempunyai kelemahan mata yang kabur dan gerak yang lamban, sehingga dia harus diantar pembantu karena supaya tidak manabrak kiri kanan. Dia mengira David akan datang dan bertanding perang jarak dekat dengannya. Semua orang mengira peperangan itu adalah sebuah pertempuran jarak dekat saling menghantam dengan parang pedang dan tombak.

Ketika David memakai Slinger sambil berlari mendekatinya, tidak ada keraguan lagi bahwa David pastilah mampu mengalahkan Goliath yang berbaju besi, bersenjata berat, dan bergerak lamban itu. Malcolm Gladwel mengatakan bahwa, sebelum bertempurpun, dengan jelas terlihat bahwa David akan menang mutlak. Jadi ini bukan sebuah kebetulan, tetapi sebuah hal yang sudah dapat dipastikan. Karena pertempuran yang terjadi bukan pertempuran jarak dekat yang di harapkan oleh Goliath. Karena pertarungan ini terjadi diluar perhitungan Goliath atau banyak orang yang lain.
Dalam bisnis, ternyata sering yang lebih kecil selalu dapat menang bilamana tahu bagaimana cara bertempurnya. Bagaimana bisa menggunakan cara yang justru menguntungkan si kecil, karena bermain diluar pola permainan si raksasa. Raksasa kuat hanya dalam hal tertentu saja, dia hebat hanya disatu lini saja, tapi di dalam permainan lain raksasa justru akan lemah, karena kehebatan itu hanya ada pada beberapa hal saja.

Sebaliknya, sebuah hambatan, kadang justru akan membuat kita kuat dan hebat. Dyslexia, penyakit kesulitan memahami dan bebahasa, justru membuat orang2 lebih sukses. Richard Branson, Charles Schwab, John Chamber, dan banyak orang sukses lainnya ternyata adalah orang2 yang dyslexic. Sebuah riset memberikan data kasar, sepertiga dari orang dyslexic menjadi orang sukes, hanya karena mereka harus bekerja jauh lebih keras dari orang lain untuk bisa bersaing dengan orang lain.
Kematian ayah dimasa muda juga membuat orang menjadi lebih sukses secara rata2. 12 dari 44 presiden Amerika kehilangan ayahnya saat mereka muda, termasuk George Washington, Thomas Jefferson, Bill Clinton, dan Barack Obama.

Buku ini penuh berisi cerita yang sangat menarik dan mencengangkan, serta memberi pemahaman baru yang berbeda. Bila ada persaingan si kecil dan si raksasa, yang kecil justru lebih mungkin menang, asalkan dia bersaing dengan cara yang berbeda dan memanfaatkan kelemahan si raksasa. Sebuah kelemahan justru dapat berubah menjadi manfaat dan keunggulan, asalkan dilakukan dengan baik dan benar.
*David dalam agama islam adalah Daud