Beratus tahun kita percaya angsa itu putih, sampai suatu saat ketika terlihat ada satu ekor saja angsa berwarana hitam, maka keyakinan kita berubah, kita menjadi percaya ada angsa berwarna hitam. Titik ketika kita melihat angsa hitam, merubah persepsi kita akan keyakinan bahwa angsa itu hanya berwarna putih.
Efek ini terjadi dimana mana, kita tidak percaya akan ada krisis moneter, tiba2 terjadi sesuatu dan sekarang kita berubah pandangannya. 911 di New York merubah keyakinan kita akan "aman"nya sebuah gedung dan kota. Gangnam style ditonton semilyar orang dan menghasilkan 8 juta USD untuk Psy hanya dari iklan youtube saja, ini merubah persepsi kita akan kekuatan sebuah youtube.
Dalam kehidupan kita kebanyakan kita melewati kejadian2 yang berkemungkinan besar memang akan terjadi. Kadang2 saja ada kejadian yang kemungkinannya kecil untuk terjadi, bahkan terpikir tidak mungkin, tetapi terjadi juga. Nah itulah "Blackswan".
Seekor kalkun dipelihara sejak kecil oleh sebuah keluarga, dalam pikirannya: kalkun ini sangat percaya akan kasih sayang dan perhatian keluarga ini yang setiap hari mencintainya dan memberi makan. Sehari sebelum thanksgiving, kalkun ini diambil oleh tangan2 yang dipercayainya, dan dipenggal untuk santapan tradisi malam perayaan keluarga tersebut. Pengalaman panjang tidak menjamin keamanan kalkun.
Blackswan terjadi karena kita tidak mampu memprediksi masa depan kita, dimana informasi yang ada tidak berguna, dan kejadian itu tidak pernah terjadi sebelumnya. Membuat kita buta terhadap kemungkinan kecil yang bisa terjadi itu.
Penemuan benua Amerika, dimana sebenarnya Colombus mencari jalan ke India, adalah sebuah Blackswan. Colombus tidak punya informasi apa yang terjadi kalau dia terus berlayar kesatu arah saja, belum pernah ada yang tau soal benua baru itu, jadi yang terjadipun kejadian yang tidak terpikirkan.
Penemuan internet, facebook, twitter adalah Blackswan. Pecahnya Soviet, maraknya demokrasi di Indonesia, dan banyaknya peristiwa politik Indonesia yang juga masuk dalam katagori Blackswan.
Blackswan bisa negatip (911, kalkun, finansial krisis), bisa juga positip (penemuan benua Amerika, Psy dengan Gangnam). Dan tidak pernah dapat diprediksi sebelumnya. Sering Blackswan terjadi karena "randomness", dan bukan karena sistem atau pengalaman atau perencanaan.
Yang terpenting adalah, sikap kita menghadapi kehidupan, harus selalu siap2 menyediakan diri lebih sering berkemungkinan menemukan Positive Blackswan, dan siap2 menhadapi kemungkinan terjadinya Negative Blackswan.
Ikhlas sepanjang jalan.... Hidup adalah perjalanan, yang ditaburi mimpi, diisi keberanian, dan dinyatakan dalam tindakan
Wednesday, June 5, 2013
Arti kebahagiaan
Arti kebahagiaan: Mana yang lebih membahagiakan: 1: Tidur di hotel bintang lima, nonton show, makan enak; atau 2: bekerja keras mati2an menolong korban bencana alam, tidur di tenda, makanan tidak bersih banyak lalat, tapi berhasil menyelamatkan orang dari reruntuhan gempa bumi.
"Kebahagiaan" sering dimaknai berbeda beda oleh setiap orang, tetapi kita paham ketika kita merasakannya. Ada kenyamanan, ada kenikmatan, ada perasaan damai, atau sebuah angin segar yang kebetulan datang tersenyum pada jiwa kita. Kebahagiaan dan kesuksesan tidak selalu datangnya berbarengan. Sukses punya cerita dan makna yang sering jauh lebih sulit di definisikan.
Ujung setiap pencarian kehidupan sebenarnya adalah kebahagiaan, dan pengejaran kesuksesanpun sebenarnya kearah kebahagiaan. Nah menurut Martin Seligman ada 3 bentuk kebahagiaan, yang mempunyai makna dan arti sedikit berbeda:
The Pleasant Life, Kehidupan yang nyaman, adalah kebahagiaan yang didapat karena kenikmatan kelima indera kita. Makan enak, baju bagus, ranjang yang enak, dengar symphony, pijat spa, nonton bioskop, hotel bintang lima, semua ini memberikan kenikmatan “indera” kita. Rumah bagus, mobil mewah, villa di bukit, dan seringnya keluar negeri untuk jalan2, adalah bagian dari kebahagiaan model ini.
The Good Life, Kehidupan yang baik, adalah kebahagiaan yang didapat karena hal2 yang kita kerjakan menyenangkan. Kerja yang kita sukai, membuat kita lupa waktu dan senang sekali dalam menyelesaikannya. Tugas selesai sesuai jadwal, dihormati para bawahan, dan dipuji atasan, dan semua selesai dengan sangat baik dan menyenangkan. Walau hidup tidak mewah dan jabatan bukan tinggi, tapi hidup membahagiakan.
The Meaningful Life, Kehidupan yang berarti, adalah kenikmatan karena kita mampu mengerjakan sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri. Kita bisa menolong orang yang kena bencana, kita memandang puas pada murid kita yang jadi sukses, kita bangga dengan anak kita yang mampu menjadi “orang”, kita bangga dengan kesebelasan sepak bola kesukaan kita. Kita melihat orang yang kita cintai berbahagia, membuat kita menemukan arti dari perjalanan kehidupan ini.
Hal yang termudah untuk mendapatakan kebahagiaan ketika kita sedang "sedih" atau "sengsara" adalah dengan memakai The Pleasant Life: makan enak, beli baju mahal, berjalan jalan keluar negeri, beli mobil mewah, dan seterusnya. Tetapi ini tidak tahan lama, dan membuat kita “ketagihan” dengan tingkat kepuasan yang merendah setiap saat melakukannya lagi. Karena indera kita semakin bebal merasakan kenikmatannya.
Seorang sopir taksi bekerja keras delapan tahun tanpa mengenal lelah, sampai suatu saat mampu mengajak istri dan kedua orang tuanya naik haji, dan terbayarlah semua kelelahan itu dan kebahagiaannya mengalir terus sampai bertahun tahun kemudian.
Keseimbangan dalam memilih apa yang harus kita lakukan untuk menjadi bahagia, adalah kuncinya. Kita menikmatkan diri kita, tapi juga mencoba menikmati apa yang kita lakukan, dan mencari makna hidup dalam kehidupan kita. Tujuan akhir kehidupan adalah kebahagiaan, dari manapun datangnya bahagia itu. Apa yang telah anda lakukan untuk mendapatkan kebahagiaan anda? Salam bahagia.
"Kebahagiaan" sering dimaknai berbeda beda oleh setiap orang, tetapi kita paham ketika kita merasakannya. Ada kenyamanan, ada kenikmatan, ada perasaan damai, atau sebuah angin segar yang kebetulan datang tersenyum pada jiwa kita. Kebahagiaan dan kesuksesan tidak selalu datangnya berbarengan. Sukses punya cerita dan makna yang sering jauh lebih sulit di definisikan.
Ujung setiap pencarian kehidupan sebenarnya adalah kebahagiaan, dan pengejaran kesuksesanpun sebenarnya kearah kebahagiaan. Nah menurut Martin Seligman ada 3 bentuk kebahagiaan, yang mempunyai makna dan arti sedikit berbeda:
The Pleasant Life, Kehidupan yang nyaman, adalah kebahagiaan yang didapat karena kenikmatan kelima indera kita. Makan enak, baju bagus, ranjang yang enak, dengar symphony, pijat spa, nonton bioskop, hotel bintang lima, semua ini memberikan kenikmatan “indera” kita. Rumah bagus, mobil mewah, villa di bukit, dan seringnya keluar negeri untuk jalan2, adalah bagian dari kebahagiaan model ini.
The Good Life, Kehidupan yang baik, adalah kebahagiaan yang didapat karena hal2 yang kita kerjakan menyenangkan. Kerja yang kita sukai, membuat kita lupa waktu dan senang sekali dalam menyelesaikannya. Tugas selesai sesuai jadwal, dihormati para bawahan, dan dipuji atasan, dan semua selesai dengan sangat baik dan menyenangkan. Walau hidup tidak mewah dan jabatan bukan tinggi, tapi hidup membahagiakan.
The Meaningful Life, Kehidupan yang berarti, adalah kenikmatan karena kita mampu mengerjakan sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri. Kita bisa menolong orang yang kena bencana, kita memandang puas pada murid kita yang jadi sukses, kita bangga dengan anak kita yang mampu menjadi “orang”, kita bangga dengan kesebelasan sepak bola kesukaan kita. Kita melihat orang yang kita cintai berbahagia, membuat kita menemukan arti dari perjalanan kehidupan ini.
Hal yang termudah untuk mendapatakan kebahagiaan ketika kita sedang "sedih" atau "sengsara" adalah dengan memakai The Pleasant Life: makan enak, beli baju mahal, berjalan jalan keluar negeri, beli mobil mewah, dan seterusnya. Tetapi ini tidak tahan lama, dan membuat kita “ketagihan” dengan tingkat kepuasan yang merendah setiap saat melakukannya lagi. Karena indera kita semakin bebal merasakan kenikmatannya.
Seorang sopir taksi bekerja keras delapan tahun tanpa mengenal lelah, sampai suatu saat mampu mengajak istri dan kedua orang tuanya naik haji, dan terbayarlah semua kelelahan itu dan kebahagiaannya mengalir terus sampai bertahun tahun kemudian.
Keseimbangan dalam memilih apa yang harus kita lakukan untuk menjadi bahagia, adalah kuncinya. Kita menikmatkan diri kita, tapi juga mencoba menikmati apa yang kita lakukan, dan mencari makna hidup dalam kehidupan kita. Tujuan akhir kehidupan adalah kebahagiaan, dari manapun datangnya bahagia itu. Apa yang telah anda lakukan untuk mendapatkan kebahagiaan anda? Salam bahagia.
Friday, May 10, 2013
Bagaimana menikmati keindahan dalam kesederhanaan?
Ada keindahan dalam hal2 yang sederhana.
Tadi ada seekor cicak yang sedang kasmaran dan mengejar betinanya, ada daun kuning jatuh dari pohon besar, ada pula segelas teh panas yang terasa nikmat sekali.
Kita hanya puas pada kesuksesan, keberhasilan yang hingar bingar, keuntungan yang berlimpah. Tapi pernahkah kita menikmati keindahan hal2 yang sederhana.
Enaknya bakso tempat SMA kita dulu; murah, gurih, nikmat, dan penuh keceriaan. Makanan ter-enak selalu adalah makanan dekat sekolah kita dulu. Lucunya anak2 kecil di kebon binatang, walaupun bau tahi gajah tidak enak sekali. Gembiranya pembantu yang mau pulang lebaran ketika kita beri baju bekas kita.
Dalam kesibukan kota, dalam kebiasaan iPhone, BB, iPad, DVD, masih adakah hal2 kecil seperti ini membuat anda bahagia? Apakah "inner joy" anda masih bisa bersorak sorai, ataukah sudah tidak ada lagi "keceriaan nurani" ini dalam kehidupan anda?
Kehidupan bukanlah hanya berisi sederetan rekor kesuksesan dan tonggak tonggak sejarah, tetapi juga berisi rentetan kesederhanaan yang indah dan penuh arti.
Beberapa tahun lalu saya ke Selecta, sebuah tempat wisata di kota Batu, Malang, Jawa Timur... Ada kegembiraan rakyat, ada kesederhanaan yang menawan.
Kenikmatan itu murah, kalau kita tau bagaimana cara menikmati hidup ini. Kita tidak perlu tersandera oleh dogma kehidupan yang mendewakan harta dan materi. Tapi merasakan rasa indah dalam kesederhanaan yang ada.
Mungkin telah terjadi tujuh puluh dua hal kecil yang indah yang kita lalui hari ini, tetapi mata kita tertutup pada satu proyek yang tidak juga goal itu... Mata kita masih saja tertutup pada kejengkelan... Kita masih saja tidak bisa melepas kesedihan atas hal yang tidak penting itu...
Mengapa tidak mencoba mebuka mata kita dengan bening? Kita bagaikan orang yang berada didalam bus yang melewati jalan2 yang luar biasa indah pemandangannya, tetapi kita tutup gorden penutup jendela bus, sehingga apapun tidak terlihat dari dalam.
Rasakan apapun yang anda lalui, karena hidup ini cuma perjalanan saja. Dan bagaimana kita memilih cara kita memandang hidup ini, adalah hak kita sendiri. Cobalah menikmati kesederhanaan keindahan dan menjalaninya dengan penuh rasa.
Sobat Kental, Rahasia persahabatan yang mendalam.
Saya yakin anda punya banyak sahabat, tetapi berapa yang benar2 menjadi sobat kental anda, orang yang benar2 adalah “sahabat sejati” anda. Saya yakin tidak banyak. Mungkin hanya 3 atau 4 orang saja. Nah, apa yang membuat mereka adalah sobat kental anda? Ada 4 rahasia sederhana dalam persahabatan:
1. Berbagi rahasia. Ternyata sobat kental berbagi rahasia, dan mempercayai sepenuhnya sahabatnya. Kepercayaan sepenuhnya ini penting, karena setiap orang memiliki rahasia yang ingin dia simpan, tapi rela berbagi hanya dengan beberapa orang saja. Kepercayaan bukan sebuah hak, tetapi sesuatu yang kita dapatkan karena waktu telah membuktikan bahwa kita memang layak dipercaya.
2. Perlakukan sahabat anda seperti orang dewasa yang telah matang. Memberi nasihat tentu ok, tetapi ada batasnya. Setiap orang mempunyai keyakinan dan kemerdekaannya sendiri. Latar belakang, keluarga, agama, pendidikan, semuanya mebuat kita masing2 berbeda pendapat. Hargailah apapun pendapat, pilihan, keputusan sahabat anda. Kita hargai dia sebagai manusia seutuhnya. Kita berikan nasihat dan pendapat secukupnya, tetapi pada akhirnya adalah hak nya sebagai manusia mandiri untuk mengambil keputusan apapun dalam hidupnya.
3. Terimalah bahwa persahabatan anda tidak akan selamanya sempurna. Sedikit kesalahpahaman, dan ketidak enakan, serta selisih pendapat, selalu ada dan akan terjadi. Terimalah itu sebagai kenyataan hidup. Maafkan, dan meminta maaflah atas kesalahan yang terjadi. Lidah dan gigi kita saja masih saling menggigit walau telah bersama sepanjang hidup kita, apalagi teman yang latar belakang dan keyakinan dan cara hidupnya berbeda. Kesadaran ini akan menguatkan kita dan membuat kita menjadi sahabat yang lebih baik.
4. Datangi, dan dekati sobat kental anda; secara tulus datangi dan temani, ketika dia dalam kesulitan besar. Setiap orang memiliki masa sulitnya, entah sakit yang parah, kehilangan keluarga, bisnis yang hancur, perkawinan yang porang poranda, mood yang lagi sangat buruk, atau hal2 lain yang berat. Usahakan untuk dapat datang menemaninya, walau hanya satu dua jam, untuk ber-empati terhadap kesulitan kesusahan yang dirasakan sobat kental anda. Penderitaan menjadi jauh berkurang kalau ada sobat kental yang menemani kita berbagi derita. Duka akan terbagi bila kita bersama sahabat, dan kebahagiaan akan belipat kalau kita bersama sahabat.
Sobat kental tidak selalu bertemu setiap saat. Kadang hanya bertemu setiap tahun sekali atau bahkan lebih jarang lagi. Sobat kental tidak pula ber sosial media setiap hari. Tetap dia tetap menjadi sobat kental kita, karena ada “klick” yang cocok dan pembicaraan yang seirama satu frequency yang sama antara anda dengannya. Keempat hal diatas akan lebih menguatkan lagi persahabatan anda dengan nya. Selamat bersobat kental.
1. Berbagi rahasia. Ternyata sobat kental berbagi rahasia, dan mempercayai sepenuhnya sahabatnya. Kepercayaan sepenuhnya ini penting, karena setiap orang memiliki rahasia yang ingin dia simpan, tapi rela berbagi hanya dengan beberapa orang saja. Kepercayaan bukan sebuah hak, tetapi sesuatu yang kita dapatkan karena waktu telah membuktikan bahwa kita memang layak dipercaya.
2. Perlakukan sahabat anda seperti orang dewasa yang telah matang. Memberi nasihat tentu ok, tetapi ada batasnya. Setiap orang mempunyai keyakinan dan kemerdekaannya sendiri. Latar belakang, keluarga, agama, pendidikan, semuanya mebuat kita masing2 berbeda pendapat. Hargailah apapun pendapat, pilihan, keputusan sahabat anda. Kita hargai dia sebagai manusia seutuhnya. Kita berikan nasihat dan pendapat secukupnya, tetapi pada akhirnya adalah hak nya sebagai manusia mandiri untuk mengambil keputusan apapun dalam hidupnya.
3. Terimalah bahwa persahabatan anda tidak akan selamanya sempurna. Sedikit kesalahpahaman, dan ketidak enakan, serta selisih pendapat, selalu ada dan akan terjadi. Terimalah itu sebagai kenyataan hidup. Maafkan, dan meminta maaflah atas kesalahan yang terjadi. Lidah dan gigi kita saja masih saling menggigit walau telah bersama sepanjang hidup kita, apalagi teman yang latar belakang dan keyakinan dan cara hidupnya berbeda. Kesadaran ini akan menguatkan kita dan membuat kita menjadi sahabat yang lebih baik.
4. Datangi, dan dekati sobat kental anda; secara tulus datangi dan temani, ketika dia dalam kesulitan besar. Setiap orang memiliki masa sulitnya, entah sakit yang parah, kehilangan keluarga, bisnis yang hancur, perkawinan yang porang poranda, mood yang lagi sangat buruk, atau hal2 lain yang berat. Usahakan untuk dapat datang menemaninya, walau hanya satu dua jam, untuk ber-empati terhadap kesulitan kesusahan yang dirasakan sobat kental anda. Penderitaan menjadi jauh berkurang kalau ada sobat kental yang menemani kita berbagi derita. Duka akan terbagi bila kita bersama sahabat, dan kebahagiaan akan belipat kalau kita bersama sahabat.
Sobat kental tidak selalu bertemu setiap saat. Kadang hanya bertemu setiap tahun sekali atau bahkan lebih jarang lagi. Sobat kental tidak pula ber sosial media setiap hari. Tetap dia tetap menjadi sobat kental kita, karena ada “klick” yang cocok dan pembicaraan yang seirama satu frequency yang sama antara anda dengannya. Keempat hal diatas akan lebih menguatkan lagi persahabatan anda dengan nya. Selamat bersobat kental.
5 hal yang membuat orang menjadi memikat, menawan
Sering kita mengenal orang yang tidak terlalu cantik atau terlalu tampan, tapi sangat “charming”; menawan, memikat, membuat orang lain menyukainya. Sebenarnya apa yang membuat orang merasa seseorang itu menawan, atau membosankan? Agak sulit menjelaskan mengapa, kata teman ketika saya tanya, “tapi dia selalu membuat saya tertarik, ada “magnet” nya. Apalagi kalau ngobrol lama dengannya.”
Ada 5 hal yang membuat orang menjadi memikat, menawan: “5 A” adalah kuncinya:
Acceptance, atau penerimaan, adalah sebuah sikap menerima orang lain tanpa sinis-tisme, tanpa sikap memandang rendah. Sikapnya positip dalam menerima orang lain apa adanya. Dengan sikap yang tulus berbagi senyum dan tawa. Tidak ada ketidaknyamanan dalam sikap dan nadanya, hanya ada senyuman.
Appreciation, penghargaan, adalah A kedua. Selalu tulus mengatakan “terimakasih.” Sering dari sinar matanya saja kita tau dia berterimakasih dan menghargai, dan membuat kita merasa terhormat. Mata yang berbinar, gerak tubuh menghargai orang, membuat orang lain merasa spesial, membuat orang lain merasa istimewa.
Approval, menyetujui, apa yang dikatakan dan diceritakan orang lain. Kesamaan visi dan pendapat adalah kekuatan yang besar dalam networking. Persetujuan bukan berarti tidak ada perbedaan, tapi memahami dan menyetujui cara dan konsep berpikir orang itu, tapi beda dalam beberapa pendapat dalam batas kewajaran. Memuji adalah kunci dalam menyetujui pendapat orang. Memuji adalah kunci dalam membuat diri kita menawan.
Admiration, atau mengagumi. Tidak ada orang yang tidak suka dengan pengagumnya. Bintang filem, penyanyi kondang, orang terkenal, semuanya menerima dan menyukai fans-nya, karena manusia memiliki kehausan untuk dikagumi. Selalu tunjukkan kekaguman anda dengan tulus terhadap apa yang memang benar dan hebat dari orang tersebut.
Attention, atau perhatian, adalah kunci A kelima. (Boleh dicoba: Cobalah anda berbicara dengan orang, perhatikan baik2, dengarkan, dan lihat matanya, biarkan dia berbicara, lalu pelan2 rubahlah pandangan anda ketempat lain, maka sering orang ini akan berhenti bicara. Secara tidak sadar dia merasa malas meneruskan ceritanya karena anda tidak memperhatikan dia lagi.) Perhatian kita membuat orang lain semangat dalam bercerita, nyaman berdiskusi dengan anda. Anggukkan kepala, beri signal positip, ulangi kalimat terakhirnya, beri komentar ringan sedikit, maka orang ini akan lebih semangat bercerita dengan anda.
Kata “menawan” mungkin berarti; orang itu menjadi begitu menarik, sehingga sepertinya hati kita tertawan olehnya. Nah kelima hal ini lah yang secara menyeluruh akan membuat anda menjadi orang yang menawan. Sebuah langkah tepat menuju kesuksesan.
Jadi pada akhirnya, rahasia paling sederhana dari daya pikat adalah: “Membuat orang merasa dirinya diistimewakan.” Ketika kita menganggap orang itu adalah orang yang jauh lebih penting dari kita, maka kita membuat dia menjadi merasa “istimewa.” Dan dia akan menganggap anda “menawan”.
Ada 5 hal yang membuat orang menjadi memikat, menawan: “5 A” adalah kuncinya:
Acceptance, atau penerimaan, adalah sebuah sikap menerima orang lain tanpa sinis-tisme, tanpa sikap memandang rendah. Sikapnya positip dalam menerima orang lain apa adanya. Dengan sikap yang tulus berbagi senyum dan tawa. Tidak ada ketidaknyamanan dalam sikap dan nadanya, hanya ada senyuman.
Appreciation, penghargaan, adalah A kedua. Selalu tulus mengatakan “terimakasih.” Sering dari sinar matanya saja kita tau dia berterimakasih dan menghargai, dan membuat kita merasa terhormat. Mata yang berbinar, gerak tubuh menghargai orang, membuat orang lain merasa spesial, membuat orang lain merasa istimewa.
Approval, menyetujui, apa yang dikatakan dan diceritakan orang lain. Kesamaan visi dan pendapat adalah kekuatan yang besar dalam networking. Persetujuan bukan berarti tidak ada perbedaan, tapi memahami dan menyetujui cara dan konsep berpikir orang itu, tapi beda dalam beberapa pendapat dalam batas kewajaran. Memuji adalah kunci dalam menyetujui pendapat orang. Memuji adalah kunci dalam membuat diri kita menawan.
Admiration, atau mengagumi. Tidak ada orang yang tidak suka dengan pengagumnya. Bintang filem, penyanyi kondang, orang terkenal, semuanya menerima dan menyukai fans-nya, karena manusia memiliki kehausan untuk dikagumi. Selalu tunjukkan kekaguman anda dengan tulus terhadap apa yang memang benar dan hebat dari orang tersebut.
Attention, atau perhatian, adalah kunci A kelima. (Boleh dicoba: Cobalah anda berbicara dengan orang, perhatikan baik2, dengarkan, dan lihat matanya, biarkan dia berbicara, lalu pelan2 rubahlah pandangan anda ketempat lain, maka sering orang ini akan berhenti bicara. Secara tidak sadar dia merasa malas meneruskan ceritanya karena anda tidak memperhatikan dia lagi.) Perhatian kita membuat orang lain semangat dalam bercerita, nyaman berdiskusi dengan anda. Anggukkan kepala, beri signal positip, ulangi kalimat terakhirnya, beri komentar ringan sedikit, maka orang ini akan lebih semangat bercerita dengan anda.
Kata “menawan” mungkin berarti; orang itu menjadi begitu menarik, sehingga sepertinya hati kita tertawan olehnya. Nah kelima hal ini lah yang secara menyeluruh akan membuat anda menjadi orang yang menawan. Sebuah langkah tepat menuju kesuksesan.
Jadi pada akhirnya, rahasia paling sederhana dari daya pikat adalah: “Membuat orang merasa dirinya diistimewakan.” Ketika kita menganggap orang itu adalah orang yang jauh lebih penting dari kita, maka kita membuat dia menjadi merasa “istimewa.” Dan dia akan menganggap anda “menawan”.
Setiap pilihan memiliki dua muka yang bertolak belakang.
Seorang yang sangat kreatip dan penuh akal cerdik, sering2 tidak terlalu menurut dan tidak patuh aturan. Bahkan kadang cenderung sedikit nakal, tidak jujur, dan pembangkang. Sebaliknya seorang yang loyal, penurut, taat aturan, kadang tidak punya idea dan hanya melakukan apa yang ditugaskan saja.
Pacar yang cantik seksi ramah rentan digoda orang, dan cowok yang baik penurut setia biasanya bodoh dan kaku sifatnya. Yang kaya sering menjadi nakal, yang miskin tapi baik tidak enak sekali hidupnya.
Hidup adalah sebuah koin bermuka dua, sebuah pedang bermata dua, yang selalu memiliki kedua sisi yang berlawanan dalam satu sifat dan keadaan yang sama. Kita sering terperangkap dalam pemahaman ini. Mau sisi satunya tidak mau lainnya, yang sering menjadi sebuah kekecewaan.
Pekerjaan yang mudah stabil dan tidak menguras energi, tidak beresiko, biasanya tidak memberikan hasil yang banyak. Pekerjaan yang hasilnya banyak, memberikan stress tidak habis2nya, dan memberikan tekanan yang tidak enak. Pilihan selalu ada, tetapi selalu membawa konsekwensi sendiri2.
Ketika ditawarkan “bisnis untung besar tanpa resiko”, “hasil besar tanpa kerja keras”, sebagian orang terlena dan tertipu. Jelas hal itu tidak ada, dan selalu ada udang dibalik sepatu. Ada jebakan batman nya. Kadang terlihat juga bohong nya dengan cukup kasat mata, tapi sebagian orang tidak peduli dan masih saja menjerumuskan dirinya kesana.
Sering orang bermimpi ingin terkenal dan kaya raya, karena dianggapnya isinya bahagia semua. Bukti data menyunjukkan orang yang stress, sakit jiwa, rumah tangga hancur, dan insomnia, bahkan bunuh diri, justru kebanyakan orang kaya dan orang terkenal. Setiap anugerah membawa kutukannya sendiri2. Tuhan adil dalam memberikan jatah kebahagiaan yang sama pada semua orang.
Setiap hasil punya beaya sendiri2, punya resikonya sendiri2. Dalam perjalanan kehidupan kita selalu memilah, memilih, dan mengejar harapan dan mimpi kita. Kita harus sadar bahwa selalu ada beaya, ada resiko, dan ada sisi gelap dalam setiap pengejaran harapan kita. Ada pagi ada malam, ada gelap ada terang, ada tawa ada tangis, ada senang ada susah, dan semua dalam paket kehidupan yang sama.
Pacar yang cantik seksi ramah rentan digoda orang, dan cowok yang baik penurut setia biasanya bodoh dan kaku sifatnya. Yang kaya sering menjadi nakal, yang miskin tapi baik tidak enak sekali hidupnya.
Hidup adalah sebuah koin bermuka dua, sebuah pedang bermata dua, yang selalu memiliki kedua sisi yang berlawanan dalam satu sifat dan keadaan yang sama. Kita sering terperangkap dalam pemahaman ini. Mau sisi satunya tidak mau lainnya, yang sering menjadi sebuah kekecewaan.
Pekerjaan yang mudah stabil dan tidak menguras energi, tidak beresiko, biasanya tidak memberikan hasil yang banyak. Pekerjaan yang hasilnya banyak, memberikan stress tidak habis2nya, dan memberikan tekanan yang tidak enak. Pilihan selalu ada, tetapi selalu membawa konsekwensi sendiri2.
Ketika ditawarkan “bisnis untung besar tanpa resiko”, “hasil besar tanpa kerja keras”, sebagian orang terlena dan tertipu. Jelas hal itu tidak ada, dan selalu ada udang dibalik sepatu. Ada jebakan batman nya. Kadang terlihat juga bohong nya dengan cukup kasat mata, tapi sebagian orang tidak peduli dan masih saja menjerumuskan dirinya kesana.
Sering orang bermimpi ingin terkenal dan kaya raya, karena dianggapnya isinya bahagia semua. Bukti data menyunjukkan orang yang stress, sakit jiwa, rumah tangga hancur, dan insomnia, bahkan bunuh diri, justru kebanyakan orang kaya dan orang terkenal. Setiap anugerah membawa kutukannya sendiri2. Tuhan adil dalam memberikan jatah kebahagiaan yang sama pada semua orang.
Setiap hasil punya beaya sendiri2, punya resikonya sendiri2. Dalam perjalanan kehidupan kita selalu memilah, memilih, dan mengejar harapan dan mimpi kita. Kita harus sadar bahwa selalu ada beaya, ada resiko, dan ada sisi gelap dalam setiap pengejaran harapan kita. Ada pagi ada malam, ada gelap ada terang, ada tawa ada tangis, ada senang ada susah, dan semua dalam paket kehidupan yang sama.
"The Man In The Arena"
Bukan kritikus yang penting,
atau bagaimana orang hebat tersandung dan jatuh,
atau di mana para pelaku sejarah
dapat melakukannya dengan lebih baik.
Yang terpenting adalah orang
yang sebenarnya di lapangan,
yang memiliki antusiasme yang besar,
pengabdian yang besar,
dan yang mengabdikan dirinya
dalam tujuan mulia.
Jika ia gagal,
setidaknya dia gagal dengan sangat berani,
sehingga ia mungkin tidak akan pernah
menjadi jiwa-jiwa dingin dan pemalu,
yang tidak pernah paham arti kemenangan atau kekalahan.
~Theodore Roosevelt
It is not the critic who counts,
or how the strongman stumbled and fell,
or where the doer of deeds
could have done better.
The credit belongs to the man
who is actually in the arena,
who knows the great enthusiasms,
the great devotion,
and who spends himself
in a worthy cause.
If he fails,
at least he fails while daring greatly,
so that he may never be
one of those cold and timid souls,
who know neither victory nor defeat.
~Theodore Roosevelt
Cuplikan pidato “The man in the arena”, yang disampaikan pada tahun 1910 ini masih saja mengilhami orang2 untuk menjadi “pelaku” yang sebenarnya. Melupakan kritikus, pemberi nasihat, ataupun pengamat, yang selalu hanya bisa “ngomong” aja, tapi tidak mau benar2 terjun dilapangan untuk berkarya.
Untuk menciptakan perubahan, dibutuhkan lebih banyak orang2 yang mau benar2 melakukan sesuatu pada kehidupan ini. Menciptakan perubahan. Dan bukan sekedar memberikan kata kritikan atau pujian saja. Yang terburuk adalah orang2 sinis, yang tidak pernah mau melakukan, tetapi selalu mencela yang lain.
Kita ditantang untuk menjadi pelaku, yang bergelora jiwanya, dan melakukan sesuatu yang hebat. Mungkin kita akan gagal, atau tersungkur, tetapi setidaknya kita adalah “pelaku” kehidupan yang sebenarnya. Dan mungkin juga kita akan sukses besar, dan berhasil merubah dunia ini. Salam semangat
atau bagaimana orang hebat tersandung dan jatuh,
atau di mana para pelaku sejarah
dapat melakukannya dengan lebih baik.
Yang terpenting adalah orang
yang sebenarnya di lapangan,
yang memiliki antusiasme yang besar,
pengabdian yang besar,
dan yang mengabdikan dirinya
dalam tujuan mulia.
Jika ia gagal,
setidaknya dia gagal dengan sangat berani,
sehingga ia mungkin tidak akan pernah
menjadi jiwa-jiwa dingin dan pemalu,
yang tidak pernah paham arti kemenangan atau kekalahan.
~Theodore Roosevelt
It is not the critic who counts,
or how the strongman stumbled and fell,
or where the doer of deeds
could have done better.
The credit belongs to the man
who is actually in the arena,
who knows the great enthusiasms,
the great devotion,
and who spends himself
in a worthy cause.
If he fails,
at least he fails while daring greatly,
so that he may never be
one of those cold and timid souls,
who know neither victory nor defeat.
~Theodore Roosevelt
Cuplikan pidato “The man in the arena”, yang disampaikan pada tahun 1910 ini masih saja mengilhami orang2 untuk menjadi “pelaku” yang sebenarnya. Melupakan kritikus, pemberi nasihat, ataupun pengamat, yang selalu hanya bisa “ngomong” aja, tapi tidak mau benar2 terjun dilapangan untuk berkarya.
Untuk menciptakan perubahan, dibutuhkan lebih banyak orang2 yang mau benar2 melakukan sesuatu pada kehidupan ini. Menciptakan perubahan. Dan bukan sekedar memberikan kata kritikan atau pujian saja. Yang terburuk adalah orang2 sinis, yang tidak pernah mau melakukan, tetapi selalu mencela yang lain.
Kita ditantang untuk menjadi pelaku, yang bergelora jiwanya, dan melakukan sesuatu yang hebat. Mungkin kita akan gagal, atau tersungkur, tetapi setidaknya kita adalah “pelaku” kehidupan yang sebenarnya. Dan mungkin juga kita akan sukses besar, dan berhasil merubah dunia ini. Salam semangat
Subscribe to:
Posts (Atom)