Thursday, May 17, 2012

10 Kepribadian Luar Biasa

Sudahkah anda memilikinya

1. Ketulusan
Ketulusan membuat orang lain merasa aman & dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi.

2. Kerendahan Hati
Kerendahan hati mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yg kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Orang yang rendah hati bisa mengakui & menghargai keunggulan orang lain.

3. Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Positive Thinking
Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dlm situasi yg buruk sekalipun.

5. Keceriaan
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia punya potensi untuk menghibur & mendorong semangat orang lain.

6. Bertanggung jawab
Orang yg bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya.

7. Percaya Diri
Memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya & menghargai orang lain.

8. Kebesaran Jiwa
Dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan.

9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar.

10. Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain

Ya Allah jadikanlah kami manusia2 berkwalitas yg selalu terus memperbaiki diri kami, berguna bagi lingkungan kami, agama kami, juga negara kami dan senantiasa dlm ridhoMu..

(dikutip dari BB Broadcast)

Sunday, February 13, 2011

Sang Juara

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah saat itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semua buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namum ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.

Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Disetiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 “pembalap” kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya.

Namun sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam dengan tangan yang bertangkup memanjatkan dia. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, ”Ya, aku siap!”.

Dor. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. ”Ayo... cepat... cepat, maju.. maju...”, begitu teriak mereka. Ahha... sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan, Mark lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Ia berucap, dan berberkomat-kamit lagi dalam hati. ”Terima kasih.”

Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. ”Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?”. Mark terdiam. ”Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan” kata Mark.

Ia lalu melanjutkan, ”Sepertinya tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolong mu mengalahkan orang alin. ”Aku, hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat kemudian mendengar itu, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.

Renungan:

Anak-anak tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Mark, tidak bermohon kepada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian. Mark, tak memohon Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya. Namun, Mark, bermohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga.

Mungkin telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukanlah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya?

Kita, sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui?, saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah. Sesungguhnya, Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya yang saleh. (adapted from irfan-seeds)

Saturday, February 12, 2011

Ironis

Bobby Leech menjadi orang pertama yang dapat lolos dari maut saat terjun dari air terjun Niagara dalam sebuah gentong di tahun 1911. Atraksi ini demikian hebat. Ia menjadi sangat terkenal dan diundang berkunjung ke seluruh penjuru untuk menceritakan pengalamannya.

Ketika berada di Selandia Baru, saat ia disambut oleh para penggemarnya, secara tidak sengaja Bobby Leech menginjak kulit pisang dan jatuh terpeleset. Ia kemudian meninggal dunia beberapa waktu kemudian, karena geger otak.

Friday, June 25, 2010

Renungan Indah - WS Rendra

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku

Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"

(Puisi terakhir Rendra yang dituliskannya diatas ranjang RS)

Monday, December 28, 2009

Indahnya jadi bayi

hari jumat kemarin kebtulan tenggokin keponakan yg baru lahir 2 minggu yg lalu.

begitu melihat bayinya...., oh...senangnya melihat bayi...., Bayinya sdg asik bobo,Uueenak...sekali....., sesekali mengeliat,ngk peduli disekitarnya, dilihat terasa nyaman,damai,tenang dech.
padahal kanan kirinya ada saudara2nya yang pada ngomongin dirinya, terus didepannya juga ada tv menyala,persis dibelakangnya ada nenek dan mbahnya (disebut mbah dan nenek karna beda daerah) yang sedang membersihkan ikan yang ruangan jadi terasa bau amis,tp baby ini cuek aja merem (stay cool....). mungkin dalam hatinya "pokoke yg penting gw tidur", dia tidur dipagi hari menjelang siang mungkin karna masih jetlag abis keluar dalam perut mamahnya ya...?,


Ah saya iseng ah.... digoyang2 kakinya,eh.... tetap aja dia asyik dgn tidurnya.

coba2 dipegang popoknya sama bapaknya,eh... ternyata dia pipis alias ngompol.... tapi tetap aja masih tidur...,kata ibunya memang ada bayi yang begitu ngompol dia terbangun, tapi ada juga yang cuek aja tetap tenang meskipun sudah basah akibat ngompol.

hhmmm....indahnya masa bayi.... (sambil ngebayangin kalo 3 bulan lagi saya punya bayi lagi, karna sekarang lagi hamil 6 bulan)
smoga bayi dan ibunya bisa sehat2 selalu.....,amin.....

Sunday, September 6, 2009

Buka Puasa Bersama MM UGM AP9A

Sangat luar biasa, terimakasih kepada teman-teman yang telah meluangkan waktunya untuk datang pada acara buka puasa bersama semalam di urban kitchen pacific place, yaitu: (urut berdasarkan bangku smoga ngk ada yang kelewat)

1. Iman RM + Istri + 2 Anaknya 4
2. Nova + Partner 2
3. Ardian Z (yayok) 1
4. Nandang S 1
5. Andhika 1
6. Ardhiono 1
7. Wurry + Suami + Anak 3
8. Elvi Y 1
9. Singgih S 1
10. Fajar 1
11. Moch. Imam 1
12. Ira dan Jasmine 2
13. Ulin + suami 2
14. Alkaf + Partner 2
15. Ferry + Istri + 2 Anaknya 4
16. Bu Wawuk + Anaknya 2
17. Liesa + Suami + anaknya 3
18. Dr Indra K 1
19. mba Cahya + Suami + anaknya 3
20. Roy R+ Istri 2
21. Joni jonski 1
22. Indah 1
23. Iman + Anak 2
24. Desti 1
Jumlah 41

Untuk teman lain yang tidak bisa datang dikarenakan ada sesuatu hal, tentunya akan tetap menjalin silturahmi.

Sayang sekali tempat pertemuan semalam kurang bisa untuk kita saling sharing, tadinya ada ide pertemuan semalam kita bisa saling sharing, teman-teman yang telah lulus mendapatkan gelar masternya agar dapat berbagi pengalaman, memberikan saran/input serta motivasi kepada teman2 yang belum selesai sehingga mendapatkan pencerahan serta termotivasi agar cepat lulus.

Selain itu ad aide juga untuk menjaga silturahmi agar tetap terjalin, dapat kiranya kita bisa melakukan pertemuan secara rutin (misalnya 3 bulanan) tentunya dengan kegiatan2 positif dengan harapan kita bisa menjadi keluarga besar MM UGM AP9A.

Tentunya banyak sekali manfaat positif dari silaturahmi dengan beragam usia, background dll,tetapi tentunya butuh masukan serta saran dari teman2 agar tercipta suatu kegiatan positif dari kekompakan kita.

Akhir kata semoga kita semua diberi nikmat kesehatan, nikmat kebahagiaan, nikmat rizki dan nikmat panjang umur oleh Allah SWT. Semua yang terjadi dan kita terima bukanlah suatu kebetulan. Allah SWT sudah mengaturnya, tinggal bagaimana kita mengambil pelajaran terbaik atas semuanya.

Pertama kali buka puasa bersama



Acara buka puasa bersama kedua



buka puasa besaa ketiga



Buat teman2 mohon doa nya agar teman kita joni-jonski mendapatkan kelancaran & sukses dalam menghadapi sidang thesis hari selasa besok,amin..........

buat indah sbg EO nya,thanks bgt d

salam kompak

Wednesday, September 2, 2009

Setuju Wajib Militer

Setelah membaca tulisan pak Chappy Hakim yang berjudul kompasiana.com, http://chappyhakim.kompasiana.com/2009/09/02/kompasianacom/ tentang berbagi pengetahuan dan wajib militer, tiba2 saya jadi teringat pada waktu saya mengikuti Latsarmil (Latihan Dasar Militer) agar bisa diangkat menjadi pegawai tetap.

Yang saya rasakan waktu ikut latsarmil selama 1 bulan menginap dibarak Rindam Jaya Condet Jakarta Timur, dengan peserta semua pegawai pemerintahan dari berbagai Departemen sebanyak 1 batalyon, meskipun Cuma 1 bulan tapi manfaat dari pendidikan tersebut sangat terasa dan itu salah satu pengalaman yang tidak pernah saya lupa. Disitu di “gemblemg” mental, phisik dan dituntut untuk berjiwa korsa yaitu semangat dan jiwa esprit d'corps. Merasa senasib, sepenanggungan dan siap berkorban juga ditanamkan sifat ksatria dan loyal pada NKRI

Tetapi entah kenapa pada tahun 99 sudah tidak diadakan lagi kegiatan tersebut, memang pada saat pendidikan banyak sekali peserta yang melarikan diri alias kabur, banyak juga yang merasa stress dan mengundurkan diri karna merasa tidak sanggup mengikutinya, padahal dengan tidak mengikutinya pendidikan tersebut maka dia kena sangsi dianggap gagal untuk menjadi pegawai tetap.

Dari kegiatan ini saya merasa pentingnya meskipun hanya 1 bulan. Bagaimana jika seperti wamil yang selama 2 tahun, tentunya akan memberikan kesadaran bernegara dan juga perihal membangun wawasan kebangsaan dan seperti tulisan diatas yaitu “Menjadi lebih penting lagi, bila kita kaitkan pula dengan upaya pembentukan karakter dari para tunas bangsa, “the future leader”.

Ada cerita yang menarik pada saat pendidikan ini yaitu ada salah satu peserta yang kebetulan pada saat itu giliran dia yang menjadi komandan kompi diminta instruktur untuk menyebutkan pancasila tanpa teks di ikuti oleh teman2 satu kompinya. Tapi ternyata dia tidak hafal, akhirnya satu kompi kena hukuman untuk lari memutar lapangan bola yang waktu itu siang bolong dengan matahari yang sangat terik, sambil lari komandan kompi tersebut untuk hafalkan pancasila sampai benar2 hafal dibantu dengan teman2 lainnya, yang menarik Upss…… ternyata teman satu kompi saya itu pegawai dari Dephankam, tapi saya yakin sampai sekarang dia pasti masih hafal isi dari pancasila.